Rahasia Tukang dalam Mensiasati Pembangunan Rumah

  • Biaya Pondasi – Hemat ±Rp. 216.000/m2

Tips pertama yang kami berikan adalah penggunaan Pondasi jenis cakar ayam dan sloof Gantung yang akan lebih efisien dari pada penggunaan batu kali dan sloof seperti pada pembangunan pondasi biasanya.

Jika kita mengurangi batu kali, hal ini akan lebih menghemat biaya dan menjadikannya efisien, karena biaya tersebut dapat kita alokasikan misalnya untuk pembelian material lainnya seperti hebel, atap, ataupun material lainnya.

Syarat yang dianjurkan untuk penggunaan pondasi jenis cakar ayam dan sloof gantung ini, terletak pada kondisi tanah rumah anda. Pondasi jenis ini cocok digunakan jika kondisi tanah anda keras. Jika tanah anda gembur atau lunak, pondasi jenis ini tidak disarankan, melainkan jenis pondasi bore pile yang sejatinya akan menguras biaya yang lebih mahal dan jauh dari efisien.

Selain itu, pada kondisi tanah lunak juga dapat digunakan cerucuk atau bambu yang ditanam sebagai material pengganti pile sebelum meletakan footplate atau cakar ayamnya.

 

  • Biaya Dinding – Hemat ±Rp. 32.000/m2

Pemasangan dinding dapat disiasati dengan menggunakan material hebel ukuran 20cm x 60cm. Untuk pembangunan rumah 2 lantai dapat menggunakan hebel ukuran 10cm, tetapi untuk pembangunan rumah 1 lantai anda cukup menggunakan hebel 7,5cm. Jika anda ingin membangun rumah secara bertahap, dalam hal ini pembangunan rumah 1 lantai dahulu, kemudian lantai keduanya menyusul, maka disarankan untuk memakai hebel 10cm.

Hal ini jauh lebih efisien dibandingkan jika anda menggunakan material bata merah. Pemasangan bata merah akan menghabiskan 80 hingga 90 buah per m2, sedangkan hebel hanya cukup 12 hingga 15 buah per m2 saja, sehingga dari sisi waktu pengerjaanpun pemasangan hebel akan jauh lebih cepat dibandingkan dengan pemasangan bata merah.

Dari sisi kekuatan, memang bata merah akan menunjang daya dukung kolom yang lebih besar untuk menopang beban dari pelat lantai, sehingga dimensi kolom yang dipasang juga tidak perlu terlalu besar. Sedangkan pada hebel anda harus membuat dimensi kolom yang cukup besar yaitu kurang lebih dengan ukuran 15cm × 40cm untuk rumah 2 lantai.

Dari segi biaya, jika menggunakan hebel akan lebih efisien karena anda cukup membuat kolom sedikit dengan dimensi besar, dibandingkan dengan membuat kolom banyak untuk pemasangan dinding menggunakan material bata merah.

  • Biaya Finishing – Hemat ±Rp. 21.640/m2

Plesteran dan acian dapat disiasati dengan menggunakan dry mix atau mortar. Tahap selanjutnya setelah memasang dinding menggunakan material hebel maupun bata merah, anda cukup menutupnya dengan dry mix atau mortar yang cukup dengan ketebalan 1,5cm saja, dibandingkan dengan metode konvensional menggunakan material semen dan pasir dengan ketebalan 2cm hingga 3cm. Hal ini juga dapat memberikan efisiensi dalam mengurangi residu atau material sisa.

Penggunaan dry mix atau mortar juga dapat mempermudah anda dalam langkah pengecatan, karena material ini berwarna lebih terang dibandingkan dengan plester dan acian menggunakan semen dan pasir, sehingga pengecatan dasar (primer) tidak perlu dilakukan berulang-ulang.

  • Biaya Pelat Lantai (Dak Beton) – Hemat ±Rp. 30.000/m2

Penggunaan bondek akan meminimalisir biaya pembangunan pelat lantai atau dak beton. Dari segi waktu, Jika cara konvensional menggunakan triplek dan anyaman besi, hal ini akan menguras waktu yang lebih lama dibandingkan menggunakan bondek. Selain itu, residu atau material sisa yang dihasilkan dengan metode konvensional juga akan lebih banyak terbuang dan menjadi limbah.

Penggunaan bondek dan wiremesh akan menghemat pengerjaan pada upah tenaga, karena membutuhkan waktu yang jauh lebih cepat. Menggunakan material bondek akan membutuhkan waktu 4 hari kerja, jika dikalikan 5 orang per hari dengan harga satuan Rp.610.000/OH, maka akan menghemat Rp.2.440.000. Biaya ini jika dialokasikan untuk membeli semen dengan harga satuan Rp.58.000 akan memperoleh 42 sak semen.

Selain itu, penggunaan material bondek akan menghasilkan mutu atau kualitas yang lebih baik, karena daya kuat tekuk material ini lebih dari metode konvensional.

 

Source: youtube/propertree